Endorse
MEMBACA ruas demi ruas buku ini serasa menikmati manisnya tebu. Untaian kisah si Gadis mewakili suka duka kehidupan perempuan minang pada umumnya. Mengikuti alurnya seolah menyaksikan realita kehidupan perempuan menyusuri garis nasib yang berliku. Dari kecil hingga remaja hidup menumpang, bertemu jodoh atas andil mamak, berjuang menafkahi keluarga, ditinggal suami entah kemana, menanggung berbagai intrik hidup marando dan seterusnya. Disajikan dalam bingkai cerita yang unik dan menarik. Selamat dan sukses A.R. Rizal, teruslah berkarya memberi inspirasi. Semoga segera bertemu dengan si "Gadis" dalam realita yang sesungguhnya.


Komentar
Posting Komentar